Sabtu, 28 April 2012

LAPORAN TETAP ILMU TEKNOLOGI PRODUKSI TERNAK POTONG Tentang Pemasangan Eartag pada ternak



LAPORAN TETAP
PRAKTIKUM ILMU TEKNOLOGI PRODUKSI TERNAK POTONG
Tentang Pemasangan Eartag pada ternak




DISUSUN OLEH:
YUDI  EFFRIANSYAH
05101004006








JURUSAN PETERNAKAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDRALAYA
2011





BAB   I
PENDAHULUAN

1.1. Latar  Belakang

Sapi merupakan hewan ternak yang hidup berkelompok dan memiliki kebiasaan berkumpul bersama-sama denengan sesamanya,maka tak heran sapi juga sering disebut makhluk sosial. Dengan adanya kebiasaan ini, para peternak biasanya merasa kesulitan dan merasa sangat kewalahan untuk mengenali dan untuk mempelajari ternaknya, biasanya para peternak memberi tanda sapi-sapi mereka menggunakan cat warna warni untuk mempermudah perosespemberian tanda.

Untuk peternak-peternak rakyat yang biaanya banyak terdapat di desa-desa mereka tidak perlu menambahkan atau menggunakan alat pemberi ciri atau alat penanda ternak mereka dikarenakan para peternak di desa-desa umumnya hanya memiliki ternak yang relatif masih sedikit dan relatif masih terjangkau untuk dapat dikenali dan dihafalkan. Berbeda dengan para peternak –peternak tradisional di desa desa yang umumnya memiliki sapi relatif sedikit, para perusahaan-perusahaan peternakan yang umumnya memelihara ternak relatif banyaknya dan umumnya memelihara ternak diatas seribu ekor, mereka akan merasa kesulitan dan merasa berat untuk mencatat dan menghafal ternaknya satu persatu untuk kepentingan pencatatan pertambahan bobot badan.

Untuk memudahkan proses pencatatan dan proses pengklasifikasian ternak,maka perlu diberikan suatu alat yang dapat mempermudah dalam proses pencatatan, untuk itu, sebagian besar perusahaan-perusahaan peternakan yang memiliki ribuan sapi memberikan tanda pada ternak-ternak mereka menggunakan ear tag atau tanda di telinga berupa anting yang telah diberi tanda sesuai kemauan peternak itu sendiri.

1.2.Tujuan

Tujuan dari praktikum  pemasangan Ear Tag ini adalah untuk memudahkan dalam mengontrol sapi di kandang, memudahkan pencatatan baik untuk keperluan administrasi maupun untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari.








BAB  II
TINJAUAN  PUSTAKA

Ear tag atau yang disebut anting sapi/kambing/domba adalah sejenis anting bernomor yang biasanya dipasangkan pada daun telinga ternak, terbuat dari bahan karet, plastik, atau alumunium. Kegunaannya sebagai tanda pengenal untuk ternak dan untuk memudahkan program pencatatan (recording) . Pemasangannya dilakukan dengan bantuan alat yang disebut ear tag aplicator. Jenis-jenis aplicator antara lain : Applicator tang, adalah alat untuk memasangkan ear tag pada daun telinga ternak, bentuknya menyerupai tang.

Pada Penandaan ternak ini merupakan hal yang sangat vital dan merupakan hal yang paling penting dalam usaha peternakan. Untuk ternak yang masih memiliki kapasitas ternak rakyat yang jumlahnya masih puluhan, maka tidak diperlukan pemasangan tanda, karena peternak masih dapat mengenali dan menghafal ternak mereka dengan baik. Berbeda dengan para peternak - peternak yang memiliki jumlah ternak mereka yang ratusan bahkan puluhan, mereka akan merasa sangat kesulitan sekali jika harus menghafal dan mengenali sapisapi mereka satu persatu. Bahkan hal itu sangat tidak efektif dan dapat menghabiskan waktu dan juga boros tenag akerja.
            Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu cara yang lazim dan sering digunakan para peternak untuk member cirri atau tanda pada ternak nya adalah dengan dipasangkan suatu cirri khas atau tanda yang dapat member cirri pada ternaknya. Adapun macam – macam tanda yang dapat diberikan pada ternak untuk dijadikan ciri ternaknya adalah :
A.      Penandaan menggunakan cat warna.
Kelebihannya:
v  Dapat digunakan secara missal tanpa ada masalah
v  Biayanya murah
v  Dapat digunakan kapan saja
v  Harganya ekonomis dan dapat di jangkau masyarakat

Kekurangan:
v  Cat tidak tahan lama
v  Sulit untuk memberikan hasil yang maksimal
v  Tidak efisien
B. Penandaan menggunakan ear tag:
Kelebihan
v  Tahan lama
v  Penggunaannya dapat mengefisienkan waktu
v  Dapat dibeli dengan mudah
Kekurangan:
v  Butuh uang lebih
v  Memerlukan keahlian untuk memasangnya
v  Harus sabar dalam pemasangan







BAB  III
WAKTU PELAKSANAAN PRAKTIKUM

3.1. Waktu dan Tempat
Pada Praktikum ilmu teknologi produksi ternak potong ini tentang  pemasangan Eartag pada ternak di lakukan pada hari kamis pukul 01.00 WIB di tempat ke diaman pak tutur yang berada di komplek pascasarjana indralaya.


3.2. Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang di gunakan dalam praktikum kali ini antara lain adalah tang aplicator yang akan di gunakan untuk menjepit teliga sapi, anting tanda yang di gunakan untuk identitas / tanda pengenal sapi, limoxin untuk obat luka agar tidak mengalir sejenis alkohol , dan kami mengunakan sapi bali sebagai bahan percobaan.




  
BAB  IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada praktikum kali ini, kami akan melakukan percobaan pemasangan Eartag atau tanda pada sapi tersebut. Kami melakukan praktikum ini untuk mengetahui bagaimana cara pemasangan ear tag yang baik dan benar. Mula –mula, kami mengambil sapi dari kandangnya, sapi tersebut kami bawa menjauh dari kandangnya. Setelah semua sapi kami keluarkan, kemudian satu persatu sapi tersebut kami bawa menuju kandang jepit. Fungsi dari kandang jepit tersebut adalah untuk menahan sapi agar tidak memberontak . sebelum kami mencoba memasangkannya sendiri terlebih dahulu asisten member contoh bagaiman cara pemasangan eartag yang benar .Setelah kami mendapatkan contoh, kami langsung mencoba untuk melakukan pemasangan eartag. Kami langsung melakukan pemasangan eartag.  Hal yang pertama dilakukan adalah memasang anting karet pada tang applicator. Car pemasangan nya adalah dengan memasukkan ear tag ke dalam jarum kemudian ear tag ditekan menggunakan tag aplikator sampai menembus telinga
sapi
 dengan posisi nomor telinga menyangkut di bagian luar dan menghadap ke
depan. setelah itu gagang tag aplikator dilepas.
Setelahter pasang sempurna, kemudian langsung diberi cairan amoxilin ,yaitu sejenis antiseptic yang mrncegah iritasi di telinga.
Setelah menyelesaikan pemasangan eartag, akhirnya selesailah pula praktikum pada hari itu. Kami merasa bangga karena sudah bisa melakukan praktikum pemasangan eartag ini. Inimerupakansebuahkesempatan yang langkakarenasayadapatlangsungmencobasendiripemasanganeartagtersebut.
Ear tag atau yang disebut anting sapi/kambing/domba adalah sejenis anting bernomor yang biasanya dipasangkan pada daun telinga ternak, terbuat dari bahan karet, plastik, atau alumunium. Kegunaannya sebagai tanda pengenal untuk ternak dan untuk memudahkan program pencatatan (recording) . Pemasangannya dilakukan dengan bantuan alat yang disebut ear tag aplicator.


Daftar pustaka

Afrianto dan liviandi, 1990. Beberapa metode dalam penggemukan sapi potong.
Penerbit kanisius,Yogyakarta.
Djangkaru.zdanthomsa e,1995.pembesaran ternak ternak potong di berbagai kondisi dan daerah.Penerbit erlangga, Jakarta.
Purwanto,J.D. danZeni. 2003. Pemasangan penandaan pada ternak yang
Benar .penerbiterlangga. Jakarta.